Sunday, 17 May 2026
Nasional

Josepha dari SMAN 1 Pontianak Tidak Ikut Final LCC, MPR Berkomitmen Lindungi

Perwakilan dari SMAN 1 Pontianak memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam final ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR akibat dugaan intimidasi. MPR berjanji akan melindungi para peserta dari...

D
Doni Setiawan
16 May 2026 5 pembaca
Josepha dari SMAN 1 Pontianak Tidak Ikut Final LCC, MPR Berkomitmen Lindungi
Sebanyak 10 siswa dan siswi SMAN 1 Pontianak di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026) (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Perwakilan dari SMAN 1 Pontianak memilih untuk tidak mengikuti final ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR. Keputusan ini muncul setelah adanya laporan mengenai dugaan intimidasi yang dialami oleh Josepha dan teman-temannya di grup C.

MPR Tanggapi Dugaan Intimidasi

Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, memberikan tanggapan terkait isu intimidasi tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak seharusnya ada intimidasi dalam bentuk apapun terhadap Josepha, teman-temannya, maupun institusi SMAN 1 Pontianak. “Tidak boleh ada intimidasi dalam bentuk apapun terhadap Josepha, rekan-rekan satu grupnya maupun SMAN 1 Pontianak. Sikap mereka wajib dihormati dan saya berkomitmen melindungi mereka dari intimidasi dalam bentuk apapun,” ujar Eddy kepada wartawan pada Sabtu (16/5/2026).

Penghormatan terhadap Keputusan SMAN 1 Pontianak

Sebelumnya, Eddy juga menyatakan penghormatan terhadap keputusan SMAN 1 Pontianak yang memilih untuk tidak berpartisipasi dalam final ulang lomba tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya menghargai keputusan tersebut. “Surat resmi dari SMAN 1 Pontianak sudah kami terima dan kami menghormati sikap tersebut. Dialog sudah kami lakukan dengan pihak SMAN 1 secara terbuka dan penuh kekeluargaan ketika Kepala dan Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak bersilaturahim ke MPR RI pada hari Kamis (14 Mei),” jelasnya.

Eddy menambahkan bahwa pimpinan MPR terbuka dan mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak terhadap Josepha Alexandra dan rekan-rekannya di SMAN 1 Pontianak, Kalimantan Barat. “Ini menjadi momentum perbaikan terus menerus bagi rangkaian acara LCC Empat Pilar MPR RI sekaligus perbaikan bagi berbagai metode Sosialisasi Empat Pilar MPR ke depannya,” papar Eddy.

Ia juga mengapresiasi sikap SMAN 1 Pontianak yang bersedia membantu SMAN 1 Sambas, sebagai juara 1 lomba, untuk mempersiapkan diri menghadapi tahapan final dengan sebaik-baiknya. “Saya salut dengan sikap kesatria dan sportivitas tinggi dari seluruh civitas SMAN 1 Pontianak yang tidak hanya siap mendukung juara 1 lomba untuk maju ke tahapan final lomba nasional LCC, namun juga semangat mereka untuk tetap mengikuti LCC MPR RI di tahun-tahun mendatang," tutupnya.

// Artikel Terkait