Wednesday, 01 July 2026
Nasional

Prabowo: Peran Kiai dan Ulama Sangat Dekat dengan Rakyat Kecil

Prabowo Subianto menegaskan bahwa kiai dan ulama memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat, terutama di pedesaan, serta berperan penting dalam menjaga persatuan dengan pemerintah dan aparat.

N
Nabila Safira Putri
23 June 2026 17 pembaca
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026). (Biro Pers Kepresidenan)
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026). (Biro Pers Kepresidenan)

Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, menekankan bahwa kiai dan ulama adalah tokoh agama yang paling dekat dengan masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di daerah pedesaan. Menurutnya, para kiai dan ulama memiliki pemahaman yang mendalam tentang apa yang dirasakan oleh masyarakat yang berada di lapisan ekonomi terbawah.

"Nahdlatul Ulama, organisasi para Kiai, para ulama. Para Kiai dan para ulama adalah menurut saya tokoh-tokoh yang paling dekat dengan rakyat. Paling dekat apalagi dengan rakyat di pedesaan," ungkap Prabowo saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU, yang berlangsung di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026.

Pemahaman Kiai dan Ulama terhadap Rakyat

Prabowo menjelaskan bahwa kiai dan ulama memiliki pemahaman yang baik mengenai kondisi masyarakat. "Karena itu para kiai, para ulama paham, mengerti apa yang dirasakan rakyat. Para Kiai dan para ulama merasakan apa yang dirasakan rakyat paling bawah," tambahnya.

Ia juga menyoroti bahwa tentara, polisi, dan aparat berasal dari rakyat, sehingga mereka juga memahami perasaan masyarakat. "Karena itu ada suatu perkembangan alamiah karena tentara pejuang, polisi dan aparat juga berasal dari rakyat. Karena itu ulama, pemerintahan, tentara, kepolisian sesungguhnya paham dan mengerti perasaan rakyat," jelas Prabowo.

Peran NU dalam Stabilitas Bangsa

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengucapkan terima kasih atas undangan untuk menghadiri penutupan Munas dan Konbes NU. Ia menyatakan bahwa NU berperan sebagai stabilisator yang membantu menjaga keamanan dan kenyamanan Indonesia. "Keluarga besar NU selalu tampil di saat bangsa Indonesia dalam keadaan sulit. Keluarga besar NU adalah faktor stabilisator, faktor yang bisa membuat aman bangsa dan negara, saudara-saudara sekalian," ujarnya.

Prabowo meyakini bahwa NU akan terus memiliki peranan positif bagi bangsa dan negara. Ia juga menekankan pentingnya persatuan antara ulama dan pemimpin demi Indonesia yang lebih baik. "Itu namanya ulama sama umaro bersatu untuk negara dan bangsa. Saudara-saudara sekalian, sesungguhnya kita mengerti apa yang dirasakan rakyat kita," tutupnya.

// Artikel Terkait