Wednesday, 01 July 2026
Nasional

Penyelamatan Dramatis Anak Terjebak di Lubang Proyek di Tebet

Seorang bocah berusia empat tahun terjatuh ke dalam lubang proyek pembangunan di Tebet, Jakarta Selatan, dan berhasil dievakuasi setelah proses yang berlangsung selama empat jam.

D
Doni Setiawan
28 June 2026 15 pembaca
Seorang bocah berinisial I (4) terjatuh ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi sedalam sekitar empat meter dan baru berhasil dievakuasi setelah perjuangan selama empat jam. (Foto: Istimewa)
Seorang bocah berinisial I (4) terjatuh ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi sedalam sekitar empat meter dan baru berhasil dievakuasi setelah perjuangan selama empat jam. (Foto: Istimewa)

Di kawasan Taman RW 04, Jalan Manggarai Utara II, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam (27/6/2026), suasana panik dan tangisan terdengar ketika seorang anak berinisial I yang berusia empat tahun terjatuh ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi. Lubang tersebut memiliki diameter 30 x 30 cm dan kedalaman antara 3,5 hingga 4 meter. Proses evakuasi bocah tersebut memakan waktu sekitar empat jam.

Awal Kejadian

Kapolsek Tebet, AKP Ischak, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga mengenai kejadian tersebut. "Kami menerima laporan warga adanya anak kecil yang terperosok ke dalam lubang proyek," ujarnya kepada wartawan di Jakarta pada Minggu (28/6/2026). Setelah menerima informasi, Ischak bersama tim Polsek Tebet segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan memimpin proses penyelamatan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.40 WIB, saat korban sedang bermain dengan teman-temannya di sekitar area proyek sebelum terjatuh ke dalam lubang. "Teman-teman korban kemudian meminta pertolongan kepada petugas Pos Komando Taktis (Poskotis) Manggarai, yang selanjutnya diteruskan kepada petugas piket fungsi Polsek Tebet," jelasnya.

Upaya Evakuasi

Petugas awalnya mencoba mengevakuasi korban secara manual dengan menurunkan anggota yang bertubuh kecil ke dalam lubang. Namun, karena ruang yang sempit dan kondisi korban yang mengalami trauma, upaya tersebut tidak berhasil. Proses penyelamatan kemudian diperluas dengan melibatkan berbagai instansi, termasuk Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Puskesmas Tebet, dan RSUD Tebet, serta pengerahan alat berat.

Dua unit ekskavator dikerahkan untuk menggali tanah di sekitar lubang secara bertahap. Sebelum melakukan penggalian, petugas memastikan untuk membuat jalur aman di sisi lubang agar tidak terjadi longsor yang dapat membahayakan korban maupun tim penyelamat. Selama proses evakuasi berlangsung, polisi juga memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mengamankan area dan membatasi kerumunan warga yang ingin menyaksikan kejadian tersebut.

Akhirnya, setelah perjuangan yang cukup panjang, korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 03.55 WIB dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

// Artikel Terkait