Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menutup Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, pada perayaan Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026. Acara puncak tersebut akan diadakan di kawasan Bundaran HI mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional dan bertahap pada sejumlah ruas jalan yang berdekatan dengan lokasi acara, dimulai dari pukul 14.00 WIB hingga 23.00 WIB. “Kami menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional dan bertahap, berikut rute alternatif, kantong parkir, serta dukungan angkutan umum,” ungkap Budi di Jakarta pada Kamis, 25 Juni 2026.
Ruas Jalan yang Terdampak
Ruas jalan yang akan terdampak oleh penutupan ini mencakup Jalan Jenderal Sudirman dari segmen Bundaran HI hingga Dukuh Atas, Jalan M.H. Thamrin, Jalan M. Mashabi, serta Jalan Sutan Syahrir dari segmen Jalan Agus Salim hingga Bundaran HI. Selain itu, Jalan Imam Bonjol dari segmen Jalan Agus Salim hingga Bundaran HI, Jalan Kotabumi, Jalan Teluk Betung, dan Jalan Sumenep juga akan terpengaruh.
Meski demikian, arus lalu lintas di Jalan Kebon Sirih dan Jalan KH Wahid Hasyim dari arah barat menuju timur serta sebaliknya akan tetap normal dan dapat dilalui. Budi menambahkan bahwa untuk mendukung kelancaran acara serta mobilitas masyarakat, Dishub DKI Jakarta akan menerjunkan 475 personel di lapangan. Ratusan petugas ini akan bertanggung jawab atas pengaturan lalu lintas, pengamanan, dan pelayanan kepada masyarakat selama acara berlangsung.
Rute Alternatif untuk Pengendara
Untuk menghindari kemacetan di sekitar lokasi acara, masyarakat diimbau untuk menyesuaikan waktu dan rute perjalanan mereka serta menggunakan rute alternatif yang telah disediakan. Berikut adalah beberapa rute alternatif yang dapat digunakan:
- Lalu lintas dari arah Utara (Harmoni) menuju Selatan (Semanggi) dapat melewati Jalan Hayam Wuruk–Jalan Ir. H. Juanda–putar balik di simpang Jalan Veteran III–Jalan Ir. H. Juanda–Jalan Suryapranoto–Jalan Balikpapan–Jalan Cideng Timur–Jalan KH Mas Mansyur–Jalan Prof. Dr. Satrio–putar balik–Jalan Jenderal Sudirman dan seterusnya.
- Lalu lintas dari arah Utara (Harmoni) menuju Timur (Tugu Tani) dapat melalui Jalan Ir. H. Juanda–Jalan Pos–Jalan Gedung Kesenian–Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Lapangan Banteng Barat–Jalan Pejambon–Jalan M.I. Ridwan Rais dan seterusnya.
- Lalu lintas dari arah Timur (Tugu Tani) menuju Utara (Harmoni) dapat melalui Jalan M.I. Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Medan Merdeka Utara–Jalan Majapahit dan seterusnya.
- Lalu lintas dari arah Timur (Tugu Tani) menuju Barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan M.I. Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Selatan–Jalan Budi Kemuliaan–Jalan Abdul Muis–Jalan Fachrudin dan seterusnya.
- Lalu lintas dari arah Timur (Menteng) menuju Barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan Imam Bonjol–Jalan Agus Salim–Jalan KH Wahid Hasyim–Jalan KH Mas Mansyur dan seterusnya, atau melalui Jalan Imam Bonjol–Jalan Agus Salim–Jalan Kebon Sirih–Jalan Fachrudin dan seterusnya.
- Lalu lintas dari arah Selatan (Semanggi) menuju Utara (Harmoni) dapat melalui Jalan Jenderal Sudirman–Jalan KH Mas Mansyur–Jalan Cideng Barat–Jalan Suryopranoto dan seterusnya. Alternatif lainnya, dapat melalui Jalan Jenderal Sudirman–Jalan Karet Pasar Baru Timur III–Jalan Karet Pasar Baru Timur II–Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo–Jalan KH Mas Mansyur–Jalan Cideng Barat–Jalan Suryopranoto dan seterusnya.
- Lalu lintas dari arah Barat (Tanah Abang) menuju Timur (Stasiun Gambir) dapat melalui Jalan Abdul Muis–Jalan Budi Kemuliaan–Jalan Medan Merdeka Selatan–Jalan Medan Merdeka Timur dan seterusnya.
- Lalu lintas dari arah Barat (Tanah Abang) menuju Timur (Tugu Tani) dapat melalui Jalan Jati Baru Raya–Jalan Kebon Sirih dan seterusnya, atau melalui Jalan Fachrudin–Jalan KH Wahid Hasyim–Jalan Agus Salim–Jalan Kebon Sirih dan seterusnya.
Dengan adanya pengaturan ini, diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi dalam perayaan HUT Jakarta dengan lancar dan aman.