Pemerintah Kota Bekasi telah memulai upaya untuk menata perlintasan kereta api yang tidak resmi. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan akan keselamatan di area tersebut, di mana perlintasan kereta sering kali menjadi titik rawan kecelakaan.
Dalam proses perbaikan ini, Pemkot Bekasi menambah jumlah petugas yang bertugas di lokasi perlintasan. Selain itu, mereka juga memasang pembatas untuk mengatur arus lalu lintas dan mencegah kendaraan melintasi perlintasan saat kereta akan melintas. Sistem alarm peringatan dini berbasis suara juga disiapkan untuk memberikan peringatan kepada pengguna jalan, sehingga diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan.
Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Bekasi berharap dapat meningkatkan keselamatan di perlintasan kereta yang tidak resmi. Perbaikan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mengurangi insiden yang sering terjadi di area tersebut. Ke depannya, Pemkot akan terus memantau dan mengevaluasi efektivitas dari langkah-langkah yang telah diambil.