Koalisi Masyarakat Sipil telah menyerahkan surat kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang ditulis oleh Andrie Yunus, seorang korban teror penyiraman air keras. Penyerahan surat ini dilakukan pada Senin (23/10) sebagai langkah mendesak agar dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk menginvestigasi kasus tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi korban serta masyarakat luas.
Andrie Yunus, yang mengalami serangan brutal ini, merasa perlu untuk mengekspresikan langsung permohonannya kepada pihak berwenang. Dalam suratnya, ia menegaskan pentingnya pencarian fakta yang transparan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik tindakan kekerasan yang dialaminya. "Saya berharap pihak berwenang dapat memberikan perhatian serius terhadap kasus ini dan membentuk tim independen untuk menyelidiki lebih dalam," ungkapnya dalam surat tersebut.
Pihak Koalisi Masyarakat Sipil menyatakan bahwa kasus penyiraman air keras bukan hanya merupakan masalah pribadi bagi Andrie, melainkan juga mencerminkan besarnya ancaman terhadap kebebasan berpendapat dan beraktivitas di masyarakat. Mereka berpendapat bahwa tanpa adanya TGPF yang independen, kasus ini dapat terkatung-katung tanpa penyelesaian yang memadai. "Kami percaya bahwa TGPF akan dapat mengungkap fakta-fakta yang selama ini mungkin terabaikan," kata seorang juru bicara koalisi saat menyerahkan surat tersebut.
Langkah ini juga mencerminkan harapan masyarakat terkait penegakan hukum yang adil dan tanpa intervensi. Koalisi Masyarakat Sipil lebih lanjut menekankan bahwa penanganan kasus seperti ini harus dilakukan secara serius, agar tidak menciptakan precedent negatif bagi kasus-kasus kekerasan lainnya. "Kita tidak boleh membiarkan kekerasan ini terus terjadi. Kita harus memberikan signal bahwa tindakan seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja," tambahnya.
Dengan penyerahan surat ini, diharapkan Prabowo Subianto dan jajarannya dapat merespons dengan optimal. Pembentukan TGPF independen diharapkan menjadi langkah konkret dalam mencari kebenaran dan keadilan bagi Andrie Yunus serta menjadi acuan bagi penanganan kasus serupa di masa depan. Masyarakat sipil akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini, menunggu kabar baik dari pihak pemerintah.
Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait isu-isu kriminal dan hak asasi manusia. Dengan adanya dukungan luas dari berbagai kalangan, diharapkan niat baik untuk menegakkan keadilan dapat terwujud dan tidak terhenti di tengah jalan.