Sunday, 17 May 2026
Nasional

Kerusuhan May Day di Bandung, KSPSI Tegaskan Bukan Aksi Buruh

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, menyatakan bahwa kerusuhan yang terjadi di Bandung saat peringatan May Day 2026 bukan dilakukan oleh buruh, melainkan oleh kelompok anarko.

A
Aryani Sarasvati
04 May 2026 8 pembaca
Kerusuhan May Day di Bandung, KSPSI Tegaskan Bukan Aksi Buruh
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memberikan penjelasan mengenai kerusuhan yang terjadi di Bandung, Jawa Barat, saat peringatan Hari Buruh atau May Day 2026 pada 1 Mei lalu. Andi Gani menegaskan bahwa kelompok yang terlibat dalam kerusuhan tersebut bukanlah bagian dari elemen buruh.

"Saya tegaskan sekali lagi, kerusuhan yang di Bandung tidak dilakukan oleh kelompok buruh. Tidak ada aksi buruh pada saat itu, dan itu dilakukan oleh kelompok yang dinamakan dengan anarko," ujar Andi di Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (4/5/2026).

Dia menjelaskan bahwa sebagian besar elemen buruh di Jawa Barat telah bergerak ke Jakarta untuk bergabung dengan konfederasi buruh lainnya dalam acara May Day Fiesta bersama Presiden Prabowo Subianto di Monas.

Andi berharap agar aparat penegak hukum dapat mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku kerusuhan yang merusak fasilitas umum di Bandung, Jawa Barat. "Karena itu, kami minta kepada pihak kepolisian, khususnya Polda Jawa Barat, untuk dapat menindak dengan tegas dan terukur sesuai dengan hukum yang berlaku," tambahnya.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Bandung berakhir ricuh pada Jumat (1/5/2026) malam. Massa yang mengenakan kostum serba hitam melakukan tindakan rusuh dengan merusak sejumlah fasilitas umum dan memblokade jalan.

Kericuhan terjadi di kawasan Simpang Tamansari Dago dan Jalan Cikapayang, Kota Bandung, setelah aksi sebelumnya berjalan damai di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Editor: Reza Fajri

// Artikel Terkait