Wednesday, 01 July 2026
Nasional

Ibu dan Anak Dihantam Pelemparan Molotov di Koja

Sebuah insiden pelemparan yang melibatkan seorang ibu yang membonceng anaknya terjadi di Koja, Jakarta Utara, di mana mereka menjadi sasaran benda diduga bom molotov.

A
Arga Pratama
23 June 2026 15 pembaca
Seorang ibu dilempar molotov oleh pria tak dikenal. @jakarta.trending
Seorang ibu dilempar molotov oleh pria tak dikenal. @jakarta.trending

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan momen ketika seorang ibu yang sedang membonceng anaknya di sepeda motor mengalami pelemparan benda yang diduga bom molotov di Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara. Video tersebut diunggah di akun @jakarta.trending.

Dalam rekaman tersebut, tampak korban melintas di sebuah gang sempit dengan sepeda motor, sementara empat pria terlihat duduk-duduk dan mengobrol di lokasi. Tak lama setelah melewati mereka, korban dilempari botol yang diduga berisi molotov yang menyala.

"Beruntung api tidak sempat membesar sehingga tidak membakar kendaraan korban maupun rumah-rumah warga di sekitar lokasi," tulis akun tersebut.

Penyelidikan Polisi

Polisi kini tengah menyelidiki kasus pelemparan botol yang diduga molotov oleh sekelompok orang yang tidak dikenal terhadap pengendara sepeda motor perempuan tersebut. "Berdasarkan laporan awal, benar, telah terjadi peristiwa pelemparan botol diduga molotov pada Senin (22/6) sekitar pukul 09.00 WIB," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Kejadian bermula saat korban, seorang perempuan, melintas dengan sepeda motor menuju pasar setempat. "Secara tiba-tiba, korban terkena dampak dari pelemparan botol diduga molotov tersebut hingga mengakibatkan bagian dashboard sepeda motornya terbakar," jelas Budi.

Identifikasi Pelaku

Hasil pemeriksaan dari rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi menunjukkan bahwa pelaku pelemparan diduga berjumlah sekitar empat orang. Petugas dari Polsek Koja telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti awal.

Pihak kepolisian juga telah mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV dan pecahan botol molotov untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Korban juga diarahkan untuk segera membuat laporan polisi (LP) secara resmi. "Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan intensif oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal guna mengidentifikasi dan menangkap para pelaku, sekaligus mendalami motif di balik aksi pelemparan tersebut," tambah Budi.

// Artikel Terkait