JAKARTA, iNews.id - Banyak orang tua yang masih beranggapan bahwa anak yang memiliki tubuh gemuk, pipi tembam, dan lipatan lemak adalah indikator kesehatan yang baik. Namun, penilaian kondisi fisik anak tidak seharusnya hanya didasarkan pada ukuran tubuh atau berat badan mereka. Seringkali, orang tua merasa khawatir ketika melihat anak mereka lebih kecil atau ramping dibandingkan dengan teman-teman sebayanya. Dalam upaya untuk membuat anak terlihat lebih berisi, beberapa orang tua bahkan memberikan makanan dalam porsi berlebihan, susu, dan asupan kalori tinggi tanpa berkonsultasi dengan tenaga medis terlebih dahulu.
Peringatan dari Dokter Spesialis Anak
Dokter Spesialis Anak sekaligus influencer kesehatan, dr. Ardi Santoso, memberikan peringatan kepada orang tua untuk menghentikan obsesi terhadap anak yang harus gemuk. Ia menegaskan bahwa anak yang memiliki tubuh chubby tidak selalu berarti mereka dalam kondisi kesehatan yang lebih baik. βStop obsesi anak harus gemuk. Ayah Bunda, masih berpikir anak gemuk dan chubby itu berarti anak sehat? Ini salah satu miskonsepsi yang masih sering terjadi,β ungkap dr. Ardi.
Kebiasaan Orang Tua yang Perlu Diubah
Dr. Ardi juga menyoroti kebiasaan orang tua yang langsung panik ketika melihat anak mereka lebih kecil dibandingkan dengan teman sebayanya. Respon tersebut sering kali diikuti dengan pemberian susu atau makanan tinggi kalori untuk mempercepat peningkatan berat badan anak. Hal ini perlu dihindari agar anak tidak terjebak dalam masalah kesehatan di kemudian hari.