Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, mengungkapkan perbandingan antara pengalamannya ketika ditahan dengan rompi tahanan dan borgol, dengan perlakuan yang diterima oleh mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah. Hasto menyoroti bahwa ia menjalani proses penahanan dengan perlakuan yang lebih ketat dibandingkan dengan Febrie yang tidak menggunakan rompi tahanan maupun borgol.
Pengalaman Penahanan Hasto
Dalam penjelasannya, Hasto mengungkapkan bahwa saat ditangkap, ia mengenakan rompi tahanan dan diborgol, yang membuatnya merasa tertekan. Ia merasa bahwa perlakuan ini tidak adil jika dibandingkan dengan mantan Jampidsus yang ditahan dengan cara yang lebih lunak. Hasto menyatakan bahwa pengalaman tersebut memberikan gambaran tentang ketidakadilan dalam proses hukum yang berlangsung.
Perlakuan terhadap Febrie Adriansyah
Sementara itu, mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah, ditahan tanpa menggunakan rompi tahanan atau borgol, yang menimbulkan pertanyaan mengenai standar perlakuan dalam proses penahanan. Hasto menekankan pentingnya kesetaraan dalam perlakuan hukum bagi semua individu, tanpa memandang jabatan atau posisi mereka. Ia berharap agar ke depannya, perlakuan dalam proses hukum dapat dilakukan secara adil dan transparan.