Roy Suryo ditangkap di rumahnya pada pukul 07.00 WIB, sementara Dokter Tifa diamankan di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB pada hari Jumat, 19 Juni. Gibran Rakabuming Raka, yang menjabat sebagai Wakil Presiden, menanggapi penahanan keduanya dengan mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.
Pentingnya Doa dan Proses Hukum
Dalam pernyataannya, Gibran menekankan pentingnya mendoakan yang terbaik bagi kesehatan Roy Suryo dan Dokter Tifa. "Ya, diikuti saja proses yang ada. Dan yang paling penting, kita doakan yang terbaik untuk Bapak Roy Suryo dan Dokter Tifa, karena kemarin saya dengar beliau berdua dirawat di RS Polri," ungkapnya saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada hari Minggu, 21 Juni.
Kondisi Kesehatan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Roy Suryo dan Dokter Tifa saat ini sedang menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati setelah menjalani pemeriksaan kesehatan pada malam hari yang sama. Gibran berharap agar keduanya segera pulih. "Semoga segera sembuh. Semoga segera pulih," tambahnya.
Kuasa hukum keduanya, Refly Harun, menyatakan bahwa kondisi kesehatan Roy dan Tifa secara umum baik, meskipun pemeriksaan menunjukkan adanya penyakit bawaan yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut. Refly menjelaskan bahwa tim dokter menilai kesehatan mereka belum memungkinkan untuk kembali beraktivitas tanpa pengawasan medis.
Oleh karena itu, dokter merekomendasikan agar mereka dirawat inap untuk memastikan kondisi kesehatan tetap stabil selama masa observasi. Refly juga menambahkan bahwa Roy awalnya tidak berniat untuk dirawat inap, namun setelah berdiskusi dengan keluarga dan tim kuasa hukum, ia memutuskan untuk mengikuti rekomendasi dokter. Ia menyebutkan bahwa durasi perawatan belum dapat dipastikan, tergantung pada perkembangan kondisi kesehatan dan keputusan tim dokter. "Kalau berapa lamanya dirawat kita tidak tahu. Itu tergantung perkembangan kondisi dan keputusan dokter," jelas Refly.