JAKARTA - Menurunkan tekanan darah sering diasosiasikan dengan aktivitas fisik seperti berjalan cepat atau berlari. Namun, latihan yang tidak melibatkan perpindahan tempat, atau yang dikenal dengan gerakan isometrik, juga dapat berkontribusi dalam menjaga kestabilan tekanan darah.
Dokter dan influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, menjelaskan bahwa latihan isometrik melibatkan posisi tubuh yang ditahan tanpa banyak menggerakkan sendi. Ia menyatakan bahwa jenis latihan ini dapat memberikan manfaat positif bagi kesehatan pembuluh darah. “Nggak selalu harus jalan kaki atau lari. Diam aja ternyata ngaruh juga buat tensi,” ungkap dr Cecep.
Latihan Isometrik yang Sederhana
Menurut dr Cecep, ada dua jenis latihan isometrik yang dapat dilakukan di rumah tanpa memerlukan alat khusus. Gerakan tersebut adalah wall squat dan latihan meremas bola atau botol.
Wall Squat
Wall squat dilakukan dengan cara menyandarkan punggung ke dinding, lalu menekuk lutut hingga tubuh berada pada posisi seolah-olah sedang duduk di kursi. Latihan ini tidak hanya membantu menurunkan tekanan darah, tetapi juga memperkuat otot-otot tubuh bagian bawah.
Dengan melakukan gerakan isometrik secara rutin, seseorang dapat menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, tanpa harus selalu melakukan aktivitas fisik yang lebih intens.