Wednesday, 10 June 2026
Nasional

Dua Korban Terakhir Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Keadaan Mereka Mengharukan

Tim pencarian berhasil menemukan dua warga negara asing yang menjadi korban erupsi Gunung Dukono dalam kondisi meninggal dunia, menandai akhir operasi pencarian.

A
Adib Ahmad Rizaldi
10 May 2026 15 pembaca
Dua Korban Terakhir Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Keadaan Mereka Mengharukan
Tim Search and Rescue (SAR) (Istimewa)

Tim gabungan Search and Rescue (SAR) berhasil menemukan dua korban terakhir dari erupsi Gunung Api Dukono dalam operasi pencarian yang berlangsung pada hari ketiga, yaitu pada Minggu (10/5/2026). Kedua korban tersebut, yang merupakan warga negara asing, ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan korban pertama yang terjadi pada Sabtu (9/5/2026).

Kedua korban yang ditemukan adalah H.W.Q.T. (L) berusia 30 tahun dan S.M.B.A.H. (L) berusia 27 tahun. Sebelumnya, tim SAR telah menemukan satu korban lain yang berinisial E (P), seorang warga negara Indonesia, dalam kondisi meninggal dunia. Dengan ditemukannya dua korban ini, semua orang yang dinyatakan hilang telah berhasil ditemukan.

Proses Evakuasi dan Kendala yang Dihadapi

Setelah penemuan tersebut, tim SAR segera melakukan evakuasi dan membawa seluruh jenazah menuju pos penanganan darurat erupsi Gunung Dukono, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Tobelo untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. “Proses pencarian pada hari ketiga berlangsung lebih terarah setelah sebelumnya tim gabungan menandai titik yang diduga lokasi korban tertimbun material pasir vulkanik menggunakan koordinat GPS pada operasi pencarian sehari sebelumnya,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Abdul menambahkan bahwa proses evakuasi dua jenazah terakhir mengalami beberapa kendala, mengingat posisi korban yang tertimbun material vulkanik dengan ketebalan dan kedalaman yang cukup signifikan. Selain itu, aktivitas erupsi Gunung Dukono yang masih berlangsung secara fluktuatif memaksa tim SAR untuk melakukan evakuasi dengan sangat hati-hati, mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

Personel yang Terlibat dan Korban Selamat

Pada operasi pencarian hari itu, sebanyak 98 personel SAR gabungan dikerahkan dan dibagi menjadi empat regu. Unsur yang terlibat dalam pencarian ini meliputi Basarnas, BPBD Kabupaten Halmahera Utara, TNI AD, TNI AL, Polairud, Brimobda, ERT Gosowong, PMI, serta masyarakat setempat. Selain tiga korban yang meninggal, sebanyak 15 orang lainnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Korban selamat yang merupakan warga negara asing asal Singapura antara lain T.Y.M.E. (L) berusia 30 tahun, O.S.S. (P) berusia 37 tahun, P.L. (P) berusia 33 tahun, L.H.E.I. (P) berusia 31 tahun, T.J.Y.G. (P) berusia 30 tahun, L.Y.X.V. (P) berusia 30 tahun, dan L.S.D. (L) berusia 29 tahun. Sedangkan korban selamat dari Indonesia terdiri dari B.B. (L) berusia 24 tahun, Y. (L) berusia 23 tahun, S. (L) berusia 26 tahun, A. (L) berusia 22 tahun, H. (L) berusia 26 tahun, F.N. (P) berusia 27 tahun, R.I. (P) berusia 29 tahun, serta S.J. (L) berusia 48 tahun.

Dua korban selamat, R.S. dan J.A., juga membantu tim SAR dengan memberikan informasi mengenai jalur pendakian serta titik terakhir keberadaan para korban sebelum terjadinya situasi darurat akibat erupsi. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR untuk erupsi Gunung Dukono secara resmi dinyatakan ditutup.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melalui Dinas Pariwisata sebelumnya telah menetapkan penutupan total aktivitas pendakian Gunung Dukono sejak 17 April 2026, yang kemudian diperkuat dengan surat keputusan Bupati Halmahera Utara tentang penutupan permanen pendakian gunung api Dukono pada Jumat (8/5). Melalui keputusan ini, operator, pengelola, dan penyedia jasa pendakian dilarang memberikan izin pendakian kepada siapapun. Selain itu, pemerintah daerah juga melarang masyarakat dan wisatawan memasuki kawasan rawan bencana dalam radius empat kilometer dari puncak kawah sesuai rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

// Artikel Terkait