Dua kapal Pertamina saat ini masih terjebak di Selat Hormuz, namun Menteri Luar Negeri memastikan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia tetap aman. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran, namun pemerintah menjamin bahwa ketersediaan BBM tidak akan terganggu.
Sugiono menjelaskan bahwa tidak semua pasokan minyak mentah Indonesia bergantung pada Selat Hormuz. Meskipun situasi di selat tersebut dapat mempengaruhi beberapa pengiriman, pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah untuk memastikan pasokan tetap stabil.
Dengan adanya kendala ini, Pertamina dan pemerintah terus memantau situasi untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut terhadap pasokan energi nasional. Ketersediaan BBM di Indonesia diharapkan tidak terpengaruh secara signifikan, dan langkah-langkah mitigasi akan terus dilakukan untuk menjaga kestabilan pasokan.
Pemerintah akan terus memberikan informasi terkini mengenai situasi ini dan langkah-langkah yang diambil untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.