Wednesday, 10 June 2026
Nasional

--- DPRD DKI Jakarta Dorong Penambahan Sekolah Gratis Menjadi 200 untuk Siswa Kurang Mampu ---

--- DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur Pramono Anung untuk menambah jumlah sekolah swasta gratis menjadi 200, dengan fokus pada siswa dari keluarga kurang mampu. ---

A
Aulia Rahmawati
30 April 2026 13 pembaca
---
DPRD DKI Jakarta Dorong Penambahan Sekolah Gratis Menjadi 200 untuk Siswa Kurang Mampu

---
DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung agar menambah jumlah sekolah swasta gratis di Jakarta. (Liputan6.com/Winda Nelfira)
---TITLEEXCERPT--- DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur Pramono Anung untuk menambah jumlah sekolah swasta gratis menjadi 200, dengan fokus pada siswa dari keluarga kurang mampu. ---CONTENT---

DPRD DKI Jakarta telah mengajukan permohonan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk meningkatkan jumlah sekolah swasta gratis di Jakarta menjadi 200. Permintaan ini bertujuan agar program pendidikan tersebut dapat lebih menjangkau siswa dari keluarga yang kurang mampu.


Dalam rapat paripurna DPRD, anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP, Agustina Hermanto, menyampaikan bahwa saat ini program sekolah gratis telah berjalan di 103 sekolah. Ia mengungkapkan harapannya agar jumlah tersebut dapat ditingkatkan, dengan memastikan bahwa program tersebut tepat sasaran. "Mudah-mudahan nanti kalau kami sih mintanya nambah jadi 200, tapi mudah-mudahan lancar dan betul-betul sesuai mekanisme," ujarnya.


Agustina juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran agar bantuan pendidikan dapat diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan. Ia menyebutkan dukungan anggaran yang mencapai sekitar Rp250 miliar untuk program ini dan peran DPRD dalam mendorong realisasinya. "Rp250 miliar sekian digelontorkan untuk program sekolah swasta gratis," tambahnya.


Selain itu, ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat tiga skema bantuan pendidikan di Jakarta, yaitu sekolah negeri, penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP), dan sekolah swasta gratis. Ketiga skema ini diharapkan saling melengkapi untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di Jakarta.


Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Subki, juga memberikan apresiasi terhadap capaian program sekolah swasta gratis, namun menilai perluasan program masih diperlukan. Ia mengusulkan agar program ini juga mencakup lembaga pendidikan berbasis keagamaan, seperti madrasah.


Anggota DPRD DKI dari Fraksi PAN, Lukmanul Hakim, menyoroti pentingnya penentuan lokasi sekolah gratis agar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Ia mengingatkan bahwa masih banyak anak yang putus sekolah di Jakarta, dan keberhasilan program ini harus diukur dari berkurangnya angka putus sekolah.


Dengan berbagai masukan dan harapan dari anggota DPRD, diharapkan program sekolah gratis dapat terus berkembang untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak, terutama dari keluarga kurang mampu di Jakarta.

// Artikel Terkait