Wednesday, 01 July 2026
Nasional

Aksi Solidaritas di Patung Kuda untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar demonstrasi di Patung Kuda, Jakarta Pusat, untuk mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai berjalan baik.

S
Salsabila Nur Azzahra
22 June 2026 15 pembaca
Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026) (Liputan6.com/Winda Nelfira)
Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026) (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta melaksanakan aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin (22/6/2026). Aksi ini bertujuan untuk menyatakan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu inisiatif unggulan dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut pantauan, peserta aksi mulai berkumpul di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB dengan mengenakan pakaian serba putih. Akibat aksi ini, satu lajur Jalan Medan Merdeka Selatan yang menuju arah Gambir terpaksa ditutup.

Dukungan Terhadap Program Pemerintah

Dalam demonstrasi tersebut, massa menyampaikan dukungan untuk program pemerintah, terutama MBG. Mereka berpendapat bahwa program ini berjalan dengan baik di Jakarta dan tidak menghadapi kendala yang signifikan.

“Jadi kami menyuarakan beberapa hal, salah satunya mendukung program pemerintah yaitu Makan Bergizi Gratis. Kami melihat di Jakarta program ini berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala berarti,” ungkap Yadi, salah satu anggota Aliansi Masyarakat Jakarta.

Selain itu, mereka juga menegaskan dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi dan meminta agar program MBG tetap dilanjutkan meskipun ada kritik dan polemik yang muncul terkait pelaksanaannya. Yadi menekankan bahwa dugaan korupsi yang melibatkan beberapa pihak tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan MBG.

Pentingnya Pengawasan dan Komitmen Masyarakat

Yadi menegaskan dukungannya terhadap penegakan hukum, namun meminta agar program tetap dilanjutkan. “Kami menuntut agar koruptor ditangkap. Namun, program MBG harus tetap dilanjutkan sesuai kebijakan pemerintah untuk mencerdaskan anak-anak,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dukungan terhadap MBG muncul karena masyarakat telah merasakan manfaat dari program tersebut. Menurutnya, penghentian program justru akan merugikan para penerima manfaat yang telah menikmati fasilitas tersebut.

“Kalau dihentikan, program ini sudah berjalan dan anak-anak sudah merasakan manfaatnya. Karena itu kami sejak awal mendukung MBG,” jelasnya.

Yadi menanggapi kelompok yang sebelumnya menolak MBG dan mengusulkan agar anggarannya dialihkan ke sektor lain, termasuk pendidikan. Ia menekankan bahwa isu dugaan korupsi harus dipisahkan dari keberlanjutan program ini.

“Koruptor harus ditangkap, tetapi sistemnya perlu saling mengawasi. Masyarakat juga harus ikut mengawasi,” tambah Yadi.

Ia meminta pemerintah, terutama Badan Gizi Nasional (BGN), untuk memperkuat sistem pengawasan agar pelaksanaan MBG sesuai dengan prosedur dan terhindar dari penyimpangan.

“Pemerintah, khususnya di lingkungan BGN, harus mengawasi dengan sistem yang baik dan sesuai SOP. Masyarakat juga perlu ikut mengawasi,” tutupnya.

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan selama aksi, Aliansi Masyarakat Jakarta menegaskan tiga tuntutan utama, yaitu mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo untuk melanjutkan MBG, mendukung penindakan tegas terhadap koruptor beserta jaringannya, serta berkomitmen untuk mengawal program-program prioritas pemerintah.

// Artikel Terkait