JAKARTA, iNews.id - Kasus peretasan akun Instagram yang dimiliki oleh Ahmad Dhani semakin jelas. Siapa yang bertanggung jawab atas tindakan peretasan yang menjadi sorotan publik ini? Berdasarkan hasil penyelidikan awal, hacker yang berhasil membobol akun terverifikasi Ahmad Dhani diduga merupakan bagian dari kelompok residivis yang beroperasi di wilayah Indonesia Timur. Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian, setelah melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis (7/5/2026).
Aldwin menjelaskan, "Terakhir sih dilacak itu dari arah Indonesia Timur wilayahnya." Ia menambahkan bahwa pelaku bukanlah individu tunggal, melainkan bagian dari jaringan yang telah berulang kali melakukan tindakan serupa, yakni mengambil alih akun media sosial tokoh publik untuk melakukan penipuan.
Modus Penipuan yang Digunakan
Dalam kasus peretasan akun Instagram Ahmad Dhani, para pelaku memanfaatkan status akun yang memiliki centang biru untuk menipu para pengikutnya. Mereka mengunggah promosi penjualan emas dengan harga yang sangat murah untuk menarik perhatian dan mendorong korban melakukan transfer uang.
Korban dan Kerugian yang Dialami
Modus penipuan ini ternyata berhasil menjerat beberapa korban. Hingga saat ini, tercatat ada tiga orang yang mengalami kerugian dengan total mencapai sekitar Rp60 juta. Tindakan ini menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan dalam menggunakan media sosial, terutama bagi publik figur yang memiliki banyak pengikut.